Menghadapi situasi akhir-akhir ini kita harus sangat berhati-hati menyikapinya, sebahagian pihak menyatakan Indonesia bubar tahun 2030, berarti sedang dibangun skenario dan usaha kearah sana, demikian juga adanya pernyataan merubah Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi negara, berarti sedang dibangun skenario dan usaha kearah sana, sebab bila Pancasila sudah dapat dirubah maka tidak sulit lagi untuk membubarkan Indonesia. Biar anak Bangsa sadar tidak mengutak-atik Pancasila coba kita simak Pidato Bung Karno pada sidang PBB Tanggal 28 September 1950.
Adapun isi pidatonya Bung Karno sbb; Secepatnya kami proklamirkan kemerdekaan pada Agustus 1945 Kami sesuaikan dgn pembukaan UUD 1945 yaitu Pancasila. Panca artinya 5, sila artinya Prinsip. Pancasila adalah 5 dasar panduan hidup nasional kami. Mungkin kalian sudah tau apa arti pancasila. Itu memberikan kami 5 panduan dari negara kami, yaitu:
1. Percaya pada Tuhan
2. Nasionalisme
3. Kemanusiaan
4. Demokrasi
5. Keadilan sosial
Itu yang diucapkan Bung Karno dihadapan Negara-Negara yang terdaftar jadi Anggota PBB pada saat itu, dan oleh karenanya Indonesia menjadi anggota PBB.
Saat ini sepertinya ada anak bangsa yang mau mencabut dan menganulir Pidato Bung Karno tersebut demi kekuasaan dan kepentingan politik. Disisi lain yang mengusulkan RUU HIP telah mengabaikan Pembukaan UUD 1945 Alinea ke 4 yang mana isinya; Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan negara Indonesia, yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Atau memang yang mengusulkan RUU HIP punya agenda terselubung?
Kalau mau hanya memperkuat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) kenapa Pancasila yang dikutak-katik?
Bukankah cukup dengan aturan dan peraturan yang sudah ada?
Rakyat semakin dapat memahami saat ini, siapa yang mau membubarkan Indonesia serta merubah Dasar dan Ideologi Negara, hanya untuk kepentingan Jabatan Menteri dan Pemilihan Presiden 2024. Sampaikapan Elit-elit politik terus-terus mengorbankan rakyat Indonesia demi kekuasaan?
Sebagai saran sudahi sandiwara RUU HIP, demi jabatan menteri dan Pilpres 2024, Mari fokus menyelamatkan rakyat dari covid-19 dan krisis ekonomi.
Salam Pancasila,
Salam Bhinneka Tunggal Ika.





















