• Profil KP3-I.com
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan Penggunaan
  • Contact
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010
No Result
View All Result
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010
No Result
View All Result
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
No Result
View All Result
Home Berita

Merdeka Milik Siapa?

Tim Redaksi KP3-I by Tim Redaksi KP3-I
18/08/2020
in Berita, Hukum, Politik, Press Release, Slider Utama
0
Pancasila, Bukan Alat Kekuasaan dan Politik
3
SHARES
91
VIEWS
Bagikan Artikel ini

Entah apa yang terjadi atau bakal terjadi untuk Indonesia kedepan, melihat gerak-gerik politikus dan tokoh-tokoh saat ini, apakah pemikiran mereka terpengaruh dengan pandemi corona atau hanya karena jabatan dan kekuasaan, kita tidak mengerti dan tahu, tapi semua lupa bahwa dari semua ketidak puasan mereka saat ini ada yang mereka lupakan yaitu nasib rakyat indonesia secara menyeluruh.

Ketidak puasan terhadap pemerintah dan partai menyebabkan lahirnya organisasi-organisasi yang mengatas namakan kepentingan rakyat Indonesia secara menyeluruh, namun disaat perjuangan berbuah manis kepentingan rakyat yang sesungguhnya terlupakan.

Kini ada usulan agar UUD 45 untuk diamandemen dengan alasan sudah tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat, bila ditelisik seolah-olah pernyataan tersebut menyalahkan isi dan muatan UUD 45 yang membuat masyarakat indonesia menderita, yang pasti kebutuhan amandemen UUD 45 hanya untuk kepentingan golongan dan kelompok, yang mengakibatkan penderitaan bagi rakyat Indonesia. Muatan dari UUD 45 bila dilaksanakan sungguh-sungguh tidak akan menyengsarakan rakyat, namun apa hendak dikata perilaku sebelum berkuasa dan sesudah berkuasa menciptakan jurang yang membubung tinggi antara bumi dan langit.

Segala upaya dilakukan untuk mengingatkan agar tidak terlalu jauh menyimpang dari koridor yang sudah ditentukan dalam UUD 45, namun kepentingan sesaat lebih menggiurkan daripada kepentingan jangka panjang. Akibatnya Pancasila dan UUD 45 menjadi tumbal dari konflik para elit, kedewasaan politikpun tertinggal jauh karena pengaruh dendam dan kehausan.

Sistim Negara yang disepakati dalam UUD 45, berubah demi kepentingan sesaat para elit politik, untuk meraih kekuasaan dan jabatan, akhirnya bingung sendiri setelah segalanya carut marut, mau dirunut dari mana awalnya untuk dibenahi agar lebih baik perjalanan negara kedepan.

Kebuntuanpun tidak terelakkan karena semua mengklaim paham akan Pancasila dan UUD 45. Namun apakah paham dan mengerti cukup membuat keberhasilan bila tidak didukung dengan perilaku dan perbuatan?
Harapan semakin jauh dari yang ditorehkan, semua sibuk mempertahankan ego, ketamakan dan kesombongan, sementara rakyat berjibako mempertahankan hidup.

Semogalah kesabaran Rakyat masih luas, seluas terbentangnya Samudra Indonesia, agar derita yang dialami menjadi sebuah pembelajaran untuk bertindak dan berbuat yang lebih positif dan arif kedepan demi penyelamatan Ibu Pertiwi yang sedang terombang-ambing dilautan bebas. Dan yakinkanlah bahwa rakyatmu yang merdeka, bukan kelompok atau segelintir orang.
DIRGAHAYU INDONESIA 75 TAHUN

Jakarta 18 Agustus 2020
Direktur Eksekutif KP3-I
TOM PASARIBU SH

Tags: #aniesbaswedan#gerindra#golongankarya#indonesia#jakarta#jokowidodo#komitepemantaupemberdayaanparlemenindonesia#pdiperjuangan#pemerintah#polti#prabowosubiato#Presidenjokowidodo#TNIKP3-IpancasilaRakyatreformasi
Share1Tweet1SendSendShare
Previous Post

Carut Marut Dunia Pendidikan Nasional

Next Post

Sejarah Terulang Kembali

Tim Redaksi KP3-I

Tim Redaksi KP3-I

Tim Redaksi Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)

Related Posts

Jokowi Presiden Inkonstitusional
Arsip Berita

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia
Berita

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut
Arsip Berita

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK
Arsip Berita

PRESS RELEASE

21/06/2025
Partai dan Elite Politik Harus Bertanggung Jawab!!
Arsip Berita

SURAT TERBUKA KE PRABOWO

15/06/2025
Kenapa harga BBM tidak turun, meski harga minyak dunia sudah turun
Arsip Berita

Politik Sapu Jagad

09/04/2025
Next Post

Sejarah Terulang Kembali

https://youtu.be/JTz9zij9Srg
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adakah Hubungan Kematian Harry Mulyono Dengan Ijazah Palsu?

Adakah Hubungan Kematian Harry Mulyono Dengan Ijazah Palsu?

26/10/2022
PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

29/12/2022
PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

Membongkar Gurita Bisnis Yang Dilindungi Polri, KPK, Kejaksaan dan BIN

16/01/2023
(RMOL Jakarta) KP3-I Desak PBB Buktikan Covid-19 Bukan Senjata Biologis

(RMOL Jakarta) KP3-I Desak PBB Buktikan Covid-19 Bukan Senjata Biologis

26/10/2020
Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

0

Fenomena Urbanisasi Pasca Lebaran; Transfer Orang Miskin Ke Kota

0

Soal Plt Pimpinan KPK, Tim Lima Serahkan Nama ke Presiden

0

“Selamatkan Century, Hukum Sudah Kiamat”

0
Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK

PRESS RELEASE

21/06/2025

Recent News

Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK

PRESS RELEASE

21/06/2025
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)

Hubungi Kami

GEDUNG KEDAI TEMPO

Jl. Utan Kayu Raya No.68H, RT.13/RW.6,
Kel. Utan Kayu Utara, Kec. Matraman. Jakarta Timur.
DKI Jakarta – Indonesia.
Kode pos : 13120

”KP3-I [email protected]

”KP3-I (+6221) 22897860

”KP3-I
+62 812 8236 6843

Ikuti Kami

TikTok Kp3-i

Tweet info KP3-i

Tweets by kp3_i

  • Profil KP3-I.com
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan Penggunaan
  • Contact

Copyright © 2025 - Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I).

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010

Copyright © 2025 - Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I).