Situasi belajar dengan online akibat covid-19, ternyata masih carut-marut sebab tidak adanya
aturan-aturan yang dikeluarkan Menteri Pendidikan secara Nasional.
Keluhan-keluhan murid yang sedang mengikuti online saat ini adalah kuota yang dibutuhkan
begitu banyak, sinyal yang begitu jelek, kekuatan batre hp untuk mengikuti zoom maupun google
meet.
Keluhan orangtua/wali murid adalah disamping pembayaran uang sekolah yang tetap
dibayarkan secara penuh, mereka harus menyiapkan biaya tambahan seperti beli hp, beli kuota
setiap hari untuk memenuhi kebutuhan anak mengkuti online. Disisi lain suami-istri yang masuk
kerja yang anaknya masih SD sangat terbebani dengan situasi ini, bagaimana menghadapi
kepanikan anak yang ditinggal dirumah untuk mengikuti belajar online.
Semua mengalami hal yang sama dalam situasi saat ini terlebih masalah sinyal, kuota, hasil
visual yang jelek, maupun pengeluaran yang bertambah besar, demikian juga dengab keluhan
guru-guru.
Agar masalah ini dapat teratasi secepatnya sebaiknya Menteri Pendidikan menggunakan
fasilitas negara seperti satelit agar belajar online lancar dan tidak tersendat-sendat. Negara juga
tidak boleh pelit terhadap rakyat untuk pendidikan, kebutuhan kuota yang begitu besar saat ini
hanya memperkaya operator seluler, kenapa negara tidak menggunakan satelit biar uangnya
masuk ke kas negara. Atau negara menggunakan stasiun TV nasional milik negara TVRI toh juga
mata pelajaran sama diseluruh Indonesia SD – SMA, biayanya betul-betul irit.
Aturan-aturan lain yang perlu dalam online adalah seperti
1. berapa lama waktu virtual disesuaikan dengan kekuatan batre HP maupun laptop
2. Disaat virtual apakah murid wajib harus terus menghidupkan video
3. Bagaimana saat murid harus ke kamar mandi
4. Bagaimana aturannya disaat guru mengirim link, tetapi murid susah masuknya
5. Bagaimana murid dan guru menghadapi sinyal yang jelek
Ha-hal ini yang harus sesegera mungkin yang perlu dituntaskan untuk mendukung program
belajar secara online, agar tujuan mencerdaskan bangsa sesuai Pembukaan UUD 45 dapat
tercapai dengan baik meskipun bangsa ini mengalami pandemi Covid-19





















