• Profil KP3-I.com
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan Penggunaan
  • Contact
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010
No Result
View All Result
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010
No Result
View All Result
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
No Result
View All Result
Home Berita

Membongkar Langkah Catur Politik Jokowi Menuju 2024

Kerajaan Indonesia Baru (KIB “Jokowi Family”)

Tom Pasaribu SH.,M.H. by Tom Pasaribu SH.,M.H.
30/01/2023
in Berita, Hukum, kp3-iTV, News Flash, Politik, Press Release, Slider Utama
0
Membongkar Langkah Catur Politik Jokowi Menuju 2024
6
SHARES
190
VIEWS
Bagikan Artikel ini

Hingar bingar poltik yang terjadi saat ini tidak terlepas dari strategi politik Jokowi dalam penentuan Capres tahun 2024.

Partai sebagai pilar demokrasi tidak dapat berbuat apa-apa dalam menentukan Calon Presiden Tahun 2024, hal tersebut disebabkan bahwa 9 partai yang memiliki keterwakilan di DPR telah terjebak dengan umpan yang diberikan Jokowi.

Bahkan Nasdem yang telah mendeklarasikan Calon Presidennya tidak tertutup kemungkinan akan mencabut dukungan terhadap Calon Presiden yang sudah di deklarasikan, untuk mewujudkan keinginan Jokowi tetap terpilih menjadi Presiden pada tahun 2024, atau harus mendukung calon yang telah disiapkan oleh Jokowi.

Adapun alasan Jokowi harus tetap jadi Presiden adalah dikarenakan Mega Proyek IKN dan Kereta cepat serta kasus Ijazah Palsu yang saat ini sedang bergulir dipengadilan. Kekhawatiran Jokowi gagalnya mega proyek IKN dan Kereta cepat akan berbahaya terhadap dirinya, dan berdampak luas terhadap posisi keluarga bila tidak menjadi Presiden, sebab mega proyek tersebut akan menjadi sebuah temuan korupsi bila tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Beberapa skenario sudah mulai berjalan dengan baik, diantaranya membiarkan penanganan hukum yang tidak transparan serta amburadul, korupsi yang semakin menjamur, membuat pernyataan-pernyataan yang melemahkan lembaga hukum termasuk KPK agar tidak melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), serta mengusulkan KPK tidak menindak kepala daerah. Penuntasan kasus pembunuhan Bhrigadir Yosua yang tidak berkeadilan, penuntasan Pembunuhan massal di stadion kanjuruhan Malang, pencurian identitas, membebaskan pengusaha yang mencuri uang rakyat atas nama investasi bodong seperti Koperasi Simpan Pinjam Indo Surya yang merugikan rakyat hingga Rp 15 Triliun, sementara investasi lainnya, EDC Cash, NET 89, Indra Ken, Dony Salmanan dll prosesnya tidak jelas. Hal yang sangat menarik hasil penipuan yang dilakukan oleh pengusaha tersebut hasilnya di sita untuk negara, pembiaran terhadap beroperasinya judi online.

Kekuatan Buzzer yang dimiliki Jokowi masih tetap dominan dan kuat seperti pada saat mencalonkan Gub DKI Jakarta Tahun 2012, Capres Tahun 2014 dan Capres 2019, penggiringan opini yang begitu dahsyat membuat para elit poltik maupun masyarakat termakan isu yang digulirkan, seperti opini mobil Esemka, ttidak akan menggunakan program BLT, pengembalian indosat, Nawacita, tidak boleh rangkap jabatan, putrinya kalah tes PNS, tidak akan bagi-bagi jabatan, swasembada pangan,dll. Silahkan buktikan sendiri program-program tersebut dijalankan apa tidak, sesuai dengan kenyataan.

Disisi lain meskipun Jokowi telah dengan sengaja merusak Agenda Reformasi melalui Kolusi, Korupsi dan Nepotisme, melalui pencalonan anak dan menantunya menjadi Walikota Solo dan Wali Kota Medan, tidak satupun partai atau elit politik yang mengingatkan bahwa langkah tersebut telah menghianati agenda reformasi, atas keberhasilan tersebut saat ini Gibran dan Boby digadang-gadang menjadi Gubernur, demikian juga dengan Kaesang digadang-gadang menjadi Walikota pada tahun 2024. (Kerajaan Indonesia Baru “Jokowi Family”)

Semua pejabat negara, elit politik, Capres maupun partai berlomba-lomba melakukan pendekatan kepada Gibran dan Bobby untuk melakukan loby-loby politik, untuk memberikan dukungan. Sementara Jokowi bersikukuh akan tetap menjadi Presiden tahun 2024 daripada menjadi pesakitan setelah tidak menjadi Presiden.

Langkah Jokowi tersebut dapat dipastikan akan berhasil dikarenakan partai maupun elit politik sudah tidak dapat berkutik karena sudah masuk perangkap Jokowi melalui jabatan-jabatan yang telah dibagi-bagi, pembagian jatah melalui APBN, Korupsi, sama-sama berkhianat terhadap Pancasila dan UUD 1945.

PDIP mencoba melakukan perlawanan dengan halus melalui pemilihan proporsional tertutup, namun mendapat penolakan dari 8 Partai Politik yang memiliki keterwakilan di DPR, mengingat Ketua Maahkamah Konstitusi adalah Ipar Jokowi kecil kemungkinan proporsional tertutup dikabulkan oleh MK.

Untuk menggagalkan niat dan Langkah Jokowi yang telah bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 harapan dan benteng terakhir adalah rakyat sebagai pemilik suara pada pemilu tahun 2024, apakah rakyat akan terjebak dengan langkah Jokowi? Melalui opini-opini yang dikembangkan oleh Buzzer.

 

Tom Pasaribu S.H, M.H

Share2Tweet2SendSendShare
Previous Post

BUKU HITAM

Next Post

Jokowi Presiden Inkonstitusional

Tom Pasaribu SH.,M.H.

Tom Pasaribu SH.,M.H.

Non Government Organization No. Inventarisasi : 104/D.I/2001 No. inventaris BKB-DKI : 41/STTPKO/K/XII/2004 Telepon : 021-22897860

Related Posts

Jokowi Presiden Inkonstitusional
Arsip Berita

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia
Berita

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut
Arsip Berita

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK
Arsip Berita

PRESS RELEASE

21/06/2025
Partai dan Elite Politik Harus Bertanggung Jawab!!
Arsip Berita

SURAT TERBUKA KE PRABOWO

15/06/2025
Kenapa harga BBM tidak turun, meski harga minyak dunia sudah turun
Arsip Berita

Politik Sapu Jagad

09/04/2025
Next Post
Jokowi Presiden Inkonstitusional

Jokowi Presiden Inkonstitusional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://youtu.be/JTz9zij9Srg
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adakah Hubungan Kematian Harry Mulyono Dengan Ijazah Palsu?

Adakah Hubungan Kematian Harry Mulyono Dengan Ijazah Palsu?

26/10/2022
PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

29/12/2022
PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

Membongkar Gurita Bisnis Yang Dilindungi Polri, KPK, Kejaksaan dan BIN

16/01/2023
(RMOL Jakarta) KP3-I Desak PBB Buktikan Covid-19 Bukan Senjata Biologis

(RMOL Jakarta) KP3-I Desak PBB Buktikan Covid-19 Bukan Senjata Biologis

26/10/2020
Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

0

Fenomena Urbanisasi Pasca Lebaran; Transfer Orang Miskin Ke Kota

0

Soal Plt Pimpinan KPK, Tim Lima Serahkan Nama ke Presiden

0

“Selamatkan Century, Hukum Sudah Kiamat”

0
Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK

PRESS RELEASE

21/06/2025

Recent News

Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK

PRESS RELEASE

21/06/2025
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)

Hubungi Kami

GEDUNG KEDAI TEMPO

Jl. Utan Kayu Raya No.68H, RT.13/RW.6,
Kel. Utan Kayu Utara, Kec. Matraman. Jakarta Timur.
DKI Jakarta – Indonesia.
Kode pos : 13120

”KP3-I [email protected]

”KP3-I (+6221) 22897860

”KP3-I
+62 812 8236 6843

Ikuti Kami

TikTok Kp3-i

Tweet info KP3-i

Tweets by kp3_i

  • Profil KP3-I.com
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan Penggunaan
  • Contact

Copyright © 2025 - Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I).

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010

Copyright © 2025 - Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I).