• Profil KP3-I.com
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan Penggunaan
  • Contact
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010
No Result
View All Result
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010
No Result
View All Result
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
No Result
View All Result
Home Berita

Kesehatan yang menjadi ladang bisnis;

Tom Pasaribu SH.,M.H. by Tom Pasaribu SH.,M.H.
28/07/2021
in Berita, Politik, Press Release, Slider Utama
0
Kesehatan yang menjadi ladang bisnis;
6
SHARES
216
VIEWS
Bagikan Artikel ini

Kesehatan yang bergeser jadi Ladang Bisnis

Harta terutama manusia adalah Kesehatan
Begitulah ajaran atau petuah-petuah yang ada dalam kitab maupun buku-buku kuno.
Namun dengan hancurnya peradaban-peradaban kuno, serta perkembangan jaman ke moderen, pemahaman atau pemaknaan harta terutama manusia kesehatan bergeser mengikuti perkembangan moderenisasi. Dijaman moderen ini bahwa harta terutama adalah yang berbentuk fisik seperti, banyak uang, banyak rumah, banyak mobil dan aset lainnya. Walaupun kesehatan jiwa dan raga berkurang drastis yang mengakibatkan tidak merdeka untuk makan.

Entah kapan dan siapa yang memulai lunturnya dan bergesernya pemaknaan harta terutama manusia adalah kesehatan.

Dikala kesehatan yang menjadi harta terutama manusia, agar tetap sehat manusia meracik jamu maupun ramuan, yang mampu mengobati maupun menjaga kekuatan imun.

Dalam perkembangannya kesehatanpun berubah menjadi ladang bisnis yang menggiurkan sebab manusia sudah lebih cenderung membutuhkan obat-obatan yang memiliki zat kimia daripada alami.

Bahkan untuk menjaga kesehatan pembangunan Rumah Sakit bak ibarat jamur dimusim penghujan, industri kesehatan melaju cepat mengalahkan industri-industri lainnya, melihat situasi dan kondisi yang terjadi saat ini, tidak tertutup kedepan industri kesehatan akan menjadi bisnis nomor satu didunia.

Peperangan yang kita pahami adalah kontak fisik dengan segala jenis senjata, namun saat ini dengan dunia yang moderen ini, peperangan sudah bergeser menggunakan senjata biologi.

Mengapa negara-negara cerdik saat ini tidak mau menggunakan senjata dan nuklir?
Berperang menggunakan senjata Biologi lebih murah biayanya, mendapat untung yang lebih banyak pula, bangunanpun bertambah, dan akan sulit menuduh dan membuktikan negara mana yang nenggunakan senjata biologi tersebut, akan susah terditeksi dan terlacak, lebih silent. Bila menggunakan senjata dan nuklir biayanya besar, kekerasan fisik tidak terelakkan, mayat-mayat tergeletak dimana-mana tidak ada yang ngurus, bangunan-bangunan hancur.

Negara yang terus mengikuti moderenisasi yang sangat brutal akan terlindas dan hancur, karena peradaban dan kebudayaannya hilang, sebab terjebak dengan skenario negara-negara yang sudah tangguh mempertahankan kebudayaan dan peradabannya.

Akhirnya negara-negara yang kehilangan jati diri dan prinsipnya akan menjadi sasaran empuk serta menjadi budak bagi negara-negara yang tetap mempertahankan kebudayaannya dan peradabannya.

Penulis:
Tom Pasaribu
Direktur Eksekutif KP3-I

Share2Tweet2SendSendShare
Previous Post

Rakyat seperti anak ayam yang kehilangan Induk

Next Post

Wawasan Kebangsaan Yang Sudah Memudar

Tom Pasaribu SH.,M.H.

Tom Pasaribu SH.,M.H.

Non Government Organization No. Inventarisasi : 104/D.I/2001 No. inventaris BKB-DKI : 41/STTPKO/K/XII/2004 Telepon : 021-22897860

Related Posts

Jokowi Presiden Inkonstitusional
Arsip Berita

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia
Berita

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut
Arsip Berita

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK
Arsip Berita

PRESS RELEASE

21/06/2025
Partai dan Elite Politik Harus Bertanggung Jawab!!
Arsip Berita

SURAT TERBUKA KE PRABOWO

15/06/2025
Kenapa harga BBM tidak turun, meski harga minyak dunia sudah turun
Arsip Berita

Politik Sapu Jagad

09/04/2025
Next Post

Wawasan Kebangsaan Yang Sudah Memudar

https://youtu.be/JTz9zij9Srg
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adakah Hubungan Kematian Harry Mulyono Dengan Ijazah Palsu?

Adakah Hubungan Kematian Harry Mulyono Dengan Ijazah Palsu?

26/10/2022
PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

29/12/2022
PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

Membongkar Gurita Bisnis Yang Dilindungi Polri, KPK, Kejaksaan dan BIN

16/01/2023
(RMOL Jakarta) KP3-I Desak PBB Buktikan Covid-19 Bukan Senjata Biologis

(RMOL Jakarta) KP3-I Desak PBB Buktikan Covid-19 Bukan Senjata Biologis

26/10/2020
Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

0

Fenomena Urbanisasi Pasca Lebaran; Transfer Orang Miskin Ke Kota

0

Soal Plt Pimpinan KPK, Tim Lima Serahkan Nama ke Presiden

0

“Selamatkan Century, Hukum Sudah Kiamat”

0
Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK

PRESS RELEASE

21/06/2025

Recent News

Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK

PRESS RELEASE

21/06/2025
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)

Hubungi Kami

GEDUNG KEDAI TEMPO

Jl. Utan Kayu Raya No.68H, RT.13/RW.6,
Kel. Utan Kayu Utara, Kec. Matraman. Jakarta Timur.
DKI Jakarta – Indonesia.
Kode pos : 13120

”KP3-I [email protected]

”KP3-I (+6221) 22897860

”KP3-I
+62 812 8236 6843

Ikuti Kami

TikTok Kp3-i

Tweet info KP3-i

Tweets by kp3_i

  • Profil KP3-I.com
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan Penggunaan
  • Contact

Copyright © 2025 - Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I).

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010

Copyright © 2025 - Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I).