• Profil KP3-I.com
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan Penggunaan
  • Contact
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010
No Result
View All Result
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010
No Result
View All Result
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
No Result
View All Result
Home Berita

Banjir Jakarta era Anies, KP3I: Pembangunan Trotoar Amburadul

Tim Redaksi KP3-I by Tim Redaksi KP3-I
02/03/2020
in Berita
0
2
SHARES
73
VIEWS
Bagikan Artikel ini

LampuHijau.co.id – Sejak memasuki musim penghujan di awal tahun 2020 kemarin, Jakarta beberapa kali dikepung banjir. Puluhan RW se-Jakarta terendam banjir, aktivitas warga dan perekonomian Jakarta pun sempat lumpuh.

Tak sedikit warga yang terus melayangkan protes ke ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Mantan Menteri Pendidikan itu dianggap tak bisa bekerja mengatasi banjir.

Bahkan, baru-baru ini Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah mengeluarkan pernyataan kontroversial, yang membuat banyak kalangan kesal bukan main. Bukannya memberikan solusi ataupun menjelaskan kerja Pemprov DKI saat ini, ia malah meminta agar banjir dinikmati saja. Katanya, banjir hanya soal manajemen air.

“Jadi, dinikmati saja. Itu kan soal manajemen air. Tubuh kita dua per tiga persen air. Sering keluar air. Kan banyak. Bisa dari kepala, bisa dari mana. Air mata saja harus pake manajemen. Tergantung situasi,” kata Saefullah baru-baru ini.

Sontak, pernyataan Saefullah ini pun menuai polemik. Kata ‘Sekda’ bahkan sempat berada di deretan trending topic Indonesia di Twitter. Tak sedikit yang memprotes keras pernyataan Saefullah tersebut.

Merespons hal ini, Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I) Tom Pasaribu menyebut, Sekda Saefullah tidak tahu persoalan banjir sehingga berkomentar macam-macam. Dia menyebut, Saefullah mengomentari sesuatu yang diluar pengetahuannya. Khususnya tentang komitmen atasannya Gubernur DKI Anies Baswedan, terkait penanganan banjir yang ‘dijual’ pada Pilkada DKI 2017 silam.

“Dia (Saefullah) sudah pusing mau ngomong apa karena bicara yang bertentangan dengan kondisi di lapangan, saya ini tahu apa yang komitmen dan rencana program Anies waktu Pilkada, karena saya mantan relawan Presedium Anies-Sandi,” kata Tom saat berbincang dengan wartawan, di Kedai Tempo, Utan Kayu, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Saefullah, menurut Tom, secara tersirat mengakui bahwa di Jakarta masalah banjir ini belum bisa ditangani dengan baik. Sehingga apa yang diucapkan menjadi bahan tertawaan orang.

Dia pun meminta Saefullah sebaiknya berkata jujur, mengakui bahwa Pemprov di bawah kepemimpinan Anies memang tidak melakukan apa-apa terkait antisipasi banjir. Karena tidak ada intruksi Anies yang jelas bagaimana jajarannya bekerja mengantisipasi atau menanggulangi banjir.

“Masyarakat maupun pengamat harus menyadari bahwa di saat Anies masih calon Gubernur dja menyadari bahwa Jakarta adalah daerah yang sering banjir, sehingga dalam janji kampanyenya ditorehkan dalam nomor 9 dalam hal mengatasi banjir,” urai Tom.

Di sisi lain, menurut Tom, genangan-genangan baru yang terjadi di Jakarta saat ini disebabkan pembangunan trotoar yang tidak efisien serta tidak memperhatikan fungsinya bila hujan tiba.

“Dalam hal ini kita sudah ingatkan Anies, tapi entah apa sebabnya beliau tidak mengacuhkan, maka dengan keadaan ini Anies selaku Gubernur DKI harus bertanggungjawab penuh sesuai dengan isi surat yang kita layangkan,” ungkapnya.

Sebelumnya KP3I pernah bersurat dan meminta Gubernur DKI Anies Baswedan bersama Inspektorat DKI, agar menelusuri kejanggalan proyek trotoar di wilayah DKI Jakarta. Namun, saat itu Anies tak merespon peringatan tersebut.

Padahal, saat itu KP3I juga sudah menyampaikan terkait dugaan adanya main mata antara kontraktor dan pihak BPPBJ DKI demi kepentingan kelompok-kelompok tertentu, dalam pengerjaan proyek itu. (ULI)

Tags: #aniesbaswedan#banjir#gerindra#golongankarya#indonesia#jakarta#jokowidodo#komitepemantaupemberdayaanparlemenindonesia#pdiperjuangan#pemerintah#polti#prabowosubiato#Presidenjokowidodo#proyek#proyekpemprovdki#TNIKP3-IpancasilaRakyatreformasi
Share1Tweet1SendSendShare
Previous Post

Pancasila Hilang oleh TAP MPR No.XVIII/MPR/1998

Next Post

Ramuan Herbal Anti Corona, KP3i Minta DPR Segera Panggil Dr. Suradi

Tim Redaksi KP3-I

Tim Redaksi KP3-I

Tim Redaksi Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)

Related Posts

Jokowi Presiden Inkonstitusional
Arsip Berita

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia
Berita

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut
Arsip Berita

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK
Arsip Berita

PRESS RELEASE

21/06/2025
Kenapa harga BBM tidak turun, meski harga minyak dunia sudah turun
Arsip Berita

Politik Sapu Jagad

09/04/2025
95 % Pejabat,ASN Dan Partai Politik tidak mengerti dan Paham Pembukaan UUD 1945.
Arsip Berita

Joko Widodo dan Erick Tohir Harus TSK Dalam Kasus Korupsi di Pertamina

20/03/2025
Next Post
Tim Riset Dr Suradi Persilakan Pemerintah Uji Klinis Obat Herbal Covid-19Tim Riset Dr Suradi Persilakan Pemerintah Uji Klinis Obat Herbal Covid-19

Ramuan Herbal Anti Corona, KP3i Minta DPR Segera Panggil Dr. Suradi

https://youtu.be/JTz9zij9Srg
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adakah Hubungan Kematian Harry Mulyono Dengan Ijazah Palsu?

Adakah Hubungan Kematian Harry Mulyono Dengan Ijazah Palsu?

26/10/2022
PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

29/12/2022
PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

Membongkar Gurita Bisnis Yang Dilindungi Polri, KPK, Kejaksaan dan BIN

16/01/2023
(RMOL Jakarta) KP3-I Desak PBB Buktikan Covid-19 Bukan Senjata Biologis

(RMOL Jakarta) KP3-I Desak PBB Buktikan Covid-19 Bukan Senjata Biologis

26/10/2020
Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

0

Fenomena Urbanisasi Pasca Lebaran; Transfer Orang Miskin Ke Kota

0

Soal Plt Pimpinan KPK, Tim Lima Serahkan Nama ke Presiden

0

“Selamatkan Century, Hukum Sudah Kiamat”

0
Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK

PRESS RELEASE

21/06/2025

Recent News

Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK

PRESS RELEASE

21/06/2025
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)

Hubungi Kami

GEDUNG KEDAI TEMPO

Jl. Utan Kayu Raya No.68H, RT.13/RW.6,
Kel. Utan Kayu Utara, Kec. Matraman. Jakarta Timur.
DKI Jakarta – Indonesia.
Kode pos : 13120

”KP3-I [email protected]

”KP3-I (+6221) 22897860

”KP3-I
+62 812 8236 6843

Ikuti Kami

TikTok Kp3-i

Tweet info KP3-i

Tweets by kp3_i

  • Profil KP3-I.com
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan Penggunaan
  • Contact

Copyright © 2025 - Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I).

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010

Copyright © 2025 - Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I).