• Profil KP3-I.com
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan Penggunaan
  • Contact
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010
No Result
View All Result
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010
No Result
View All Result
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
No Result
View All Result
Home Arsip Berita

Tom: Beri 100 Pasien Corona, Saya Jamin Mereka Akan Sembuh

Tom Pasaribu SH.,M.H. by Tom Pasaribu SH.,M.H.
28/05/2020
in Arsip Berita, Berita, Politik
0
Tom: Beri 100 Pasien Corona, Saya Jamin Mereka Akan Sembuh
2
SHARES
58
VIEWS
Bagikan Artikel ini

SuaraKarya.id – JAKARTA: Obat herbal anti Covid-19 yang diperkenalkan Dr Suradi belum juga dimanfaatkan pemerintah. Padahal, obat tersebut sudah terbukti berhasil menyembuhkan ratusan pasien positif coronavirus atau Covid-19.

Presiden Jokowi pun disarankan agar membuktikan sendiri terkait keampuhan ramuan hasil racikan ahli mikro biologi Indonesia itu.

Hal itu dikatakan Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-i), Tom Pasaribu kepada Suarakarya.Id. Ia mengatakan, seharusnya Presiden Jokowi tidak keberatan.

“Pak Presiden mungkin harus membuktikan sendiri kepada para pasien corona. Kasih saya 100 pasien Covid-19, niscaya mereka akan sembuh dalam waktu 1×24 jam!,” kata Tom kepada wartawan, Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Dengan begitu, menurut Tom, Presiden Jokowi akan bisa menilainya secara langsung tanpa keraguan apapun. Bila tidak terbukti, silakan obat tersebut diabaikan atau bahkan dilarang peredarannya.

Sebaliknya, kata dia, bila terbukti ampuh, maka Presiden Jokowi tidak punya alasan untuk tidak segera memanfaatkannya demi membantu menyembuhkan masyarakat yang menjadi korban Covid-19 di seluruh Rumah Sakit di Tanah Air.

Apalagi, lanjutnya, saat ini pemerintah tengah bersiap memulai kebijakan new normal. Jokowi pun diingatkan agar tak mengabaikan potensi penularan virus Corona yang masih tinggi di masyarakat.

Tom juga menegaskan, Obat herbal ini aman dikonsumsi mulai anak-anak sampai orangtua. Sehingga pemerintah mestinya harus mendukung dan memanfaatkannya secara nasional.

Ia kemudian menyebut, bangsa Indonesia tidak perlu takut atau tunduk dengan rencana WHO yang dianggap ingin merubah peradaban dunia yang sekaligus memanfaatkan situasi ini untuk melakukan Revolusi Industri ke 4.0 melalui pemaksaan vaksin kepada seluruh masyarakat Dunia.

“Kita harus mandiri dengan sumber obat-obatan seperti rempah dan Jamu. Dahulu kita dijajah karena kekayaan Alam seperti rempah-rempah, masa saat ini kita juga mau dijajah dengan obat-obatan bikinan mereka,” ucapnya.

“Saatnya kita melawan, melalui Jamu Pancasila kita buktikan pada dunia dan Negara-negara lain, saatnya mereka butuh kepada kita melalui Jamu Pancasila, yang bersumber dari kekayaan Alam Nusantara,” tutur Tom.

Dia pun menjelaskan, saat ini seluruh rakyat Indonesia sangat membutuhkan Suradi karena saat ini banyak negara berlomba-lomba mencari vaksin penangkal Covid-19 yang belum juga ditemukan. “Jadi, herbal temuan Jenderal Suradi juga akan sangat bermanfaat terhadap pulihnya kehidupan sosial ekonomi masyarakat,” katanya menambahkan.

Untuk diketahui, sebelumnya, Dr Suradi mengungkapkan, ramuan herbal anti Covid-19 itu sudah diujicoba langsung terhadap pasien-pasien penderita corona maupun yang bergejala Covid-19 atau orang dalam pemantauan (ODP) di sejumlah rumah sakit.

“Yang minum ini positif Corona sudah mengakui dan saya pantau semuanya berhasil dan sembuh,” ujar Dr Suradi kepada wartawan, Senin (27/4/2020) lalu. Dr Suradi juga menegaskan, bahwa obat herbal miliknya terbuat dari bahan-bahan alami sehingga aman dikonsumsi semua usia.

“Semua bahannya dari herbal, ada satu persen yang rahasia. Masa expirednya lima tahun. Jadi ini herbal. Bayi, anak kecil, ibu hamil dan menyusui, orang tua nggak apa-apa mengkonsumsi,” ujarnya.

Dia juga mengaku telah memberikan ramuan ini kepada paramedis, anggota TNI-Polri hingga pejabat daerah. “Satu pun yang saya obati nggak ada yang nggak sembuh. Secara fisik, saya sendiri dan keluarga setelah mengonsumsi, saya ketemu orang positif pun saya salaman nggak nular. Sampai sekarang sehat,” kata Dr Suradi.

“Saya sudah ketemu orang positif (Corona) bukan sepuluh kali, ratusan kali. saya datangi. Orang sibuk takut kena Corona, saya sibuk nyari orang Corona. Saya nemuin orang Corona sampai di luar Jawa juga, saya obati (pake herbal ini) dan sembuh semua. Satu pun belum ada yang nggak sembuh,” sambungnya menegaskan.

Bahkan, menurut Dr Suradi, ramuan ini selain mampu memberi kesembuhan terhadap orang yang positif Covid-19, juga bisa digunakan untuk pencegahan dengan cara diminum dan disemprotkan ke udara

Share1Tweet1SendSendShare
Previous Post

Jokowi Disarankan Panggil Penemu Jamu Pancasila

Next Post

Peringati Hari Pancasila: Mau Jamu Pancasila Covid-19 Gratis? Silakan Pesan Disini

Tom Pasaribu SH.,M.H.

Tom Pasaribu SH.,M.H.

Non Government Organization No. Inventarisasi : 104/D.I/2001 No. inventaris BKB-DKI : 41/STTPKO/K/XII/2004 Telepon : 021-22897860

Related Posts

Jokowi Presiden Inkonstitusional
Arsip Berita

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia
Berita

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut
Arsip Berita

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK
Arsip Berita

PRESS RELEASE

21/06/2025
Partai dan Elite Politik Harus Bertanggung Jawab!!
Arsip Berita

SURAT TERBUKA KE PRABOWO

15/06/2025
Kenapa harga BBM tidak turun, meski harga minyak dunia sudah turun
Arsip Berita

Politik Sapu Jagad

09/04/2025
Next Post
Peringati Hari Pancasila: Mau Jamu Pancasila Covid-19 Gratis? Silakan Pesan Disini

Peringati Hari Pancasila: Mau Jamu Pancasila Covid-19 Gratis? Silakan Pesan Disini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://youtu.be/JTz9zij9Srg
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adakah Hubungan Kematian Harry Mulyono Dengan Ijazah Palsu?

Adakah Hubungan Kematian Harry Mulyono Dengan Ijazah Palsu?

26/10/2022
PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

29/12/2022
PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

Membongkar Gurita Bisnis Yang Dilindungi Polri, KPK, Kejaksaan dan BIN

16/01/2023
(RMOL Jakarta) KP3-I Desak PBB Buktikan Covid-19 Bukan Senjata Biologis

(RMOL Jakarta) KP3-I Desak PBB Buktikan Covid-19 Bukan Senjata Biologis

26/10/2020
Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

0

Fenomena Urbanisasi Pasca Lebaran; Transfer Orang Miskin Ke Kota

0

Soal Plt Pimpinan KPK, Tim Lima Serahkan Nama ke Presiden

0

“Selamatkan Century, Hukum Sudah Kiamat”

0
Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK

PRESS RELEASE

21/06/2025

Recent News

Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK

PRESS RELEASE

21/06/2025
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)

Hubungi Kami

GEDUNG KEDAI TEMPO

Jl. Utan Kayu Raya No.68H, RT.13/RW.6,
Kel. Utan Kayu Utara, Kec. Matraman. Jakarta Timur.
DKI Jakarta – Indonesia.
Kode pos : 13120

”KP3-I [email protected]

”KP3-I (+6221) 22897860

”KP3-I
+62 812 8236 6843

Ikuti Kami

TikTok Kp3-i

Tweet info KP3-i

Tweets by kp3_i

  • Profil KP3-I.com
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan Penggunaan
  • Contact

Copyright © 2025 - Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I).

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010

Copyright © 2025 - Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I).