• Profil KP3-I.com
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan Penggunaan
  • Contact
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010
No Result
View All Result
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010
No Result
View All Result
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)
No Result
View All Result
Home Arsip Berita 2022

SURAT TERBUKA

Tim Redaksi KP3-I by Tim Redaksi KP3-I
17/03/2025
in 2022, Arsip Berita, Berita, Hukum, kp3-iTV, Politik, Press Release, Slider Utama
0
1
SHARES
42
VIEWS
Bagikan Artikel ini

SURAT TERBUKA

 

 

Kepada Yth,

Presiden Republik Indonesia

Bapak. Prabowo Subianto

Di – Tempat

 

“Kemampuan, kebidjaksanaan, dan terutama sekali rasa tanggung-djawab dari pimpinan partai-partai politik akan menentukan hari-kemudian dari demokrasi dinegeri kita ini. Demokrasi bukanlah satu doel. Demokrasi hanjalah satu dasar untuk mentjapai sesuatu tudjuan, ja’ni pemerintahan jang sebaik-baiknya disuatu negara, jang sesuai dengan kehendak dan kepentingan rakjat. Demokrasi hanja dapat dipertahankan, apabila pemimpin-pemimpin-penganut-demokrasi itu dapat membuktikan, bahwa mereka dapat memberikan kepada negara suatu pemerintahan jang sebaik-baiknja, jang sesuai dengan kehendak dan kepentingan rakjat. Tjamkanlah hal ini, saudara-saudara, sedalam-dalamnja”(dibawah Bendera Revolusi)

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Dengan Hormat,

Seluruh program dan kebijakan yang Bapak lontarkan ketika kampanye maupun kebijakan setelah menjabat, menjadi harapan baru bagi seluruh rakyat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), memberantas Mafia,  serta Pemberantasan korupsi.

Namun seiring berjalannya waktu bahwa apa yang Pak Prabowo lontarkan tersebut sangat jauh dari harapan rakyat, hal tersebut dikarenakan program yang Bapak lontarkan tidak dijalankan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat bawah seperti, program MBG yang dilaksanakan ternyata tidak memenuhi standar menu  4 sehat 5 sempurna, bahkan makanannya basi dan berbau. Program tersebut dilaksanakan bukan sebagai solusi untuk memperbaiki gizi anak Indonesia, namun lebih cenderung menjadi racun bagi tubuh yang memakannya, disamping itu program tersebut menimbulkan kegaduhan dan permasalahan baru bagi bangsa, dikarenakan anggaran makan bergizi gratis juga dikorupsi.

Dalam pemberantasan Korupsi, Pak Prabowo ingin membangun penjara disebuah pulau adalah suatu kebijakan yang sangat baik, namun apakah Pak Prabowo sadar bahwa dalam gerbong Pemerintahan yang Bapak Pimpin sekarang kurang lebih 50% patut diduga terindikasi korupsi? Seharusnya Pak Prabowo berani melakukan pembersihan dalam pemerintahan dari orang-orang yang patut diduga terlibat korupsi, kolusi dan nepotisme, sebagai bukti keseriusan dalam menuntaskan kasus korupsi. Sebagai Presiden Bapak memiliki kewenangan penuh saat ini terhadap lembaga KPK, Polri, dan Kejaksaan, namun Pak Prabowo tidak melakukan tindakan yang konkrit atas perilaku ketiga lembaga tersebut yang ugal-ugalan dalam penanganan kasus korupsi maupun penanganan kasus-kasus hukum, seperti penanganan kasus tambang mas yang merugikan keuangan negara ribuan triliun antara lain, kasus anoda logam, kasus ekspor-impor mas dibandara Soekarno Hatta, kasus ekspor ilegal nikel, kasus food estate, yang ditangani KPK, Kejaksaan dan Polri namun tidak dituntaskan sampai saat ini.

Demikian juga dengan program Pemberantasan Mafia yang Bapak lontarkan tipis kemungkinan untuk terwujud, sebab beberapa kasus mafia yang sudah terbongkar, seperti kasus penyerobotan tanah milik rakyat di Pulau Rempang, mafianya ada dalam pemerintahan Bapak, bahkan penyerobotan tanah milik rakyat rempang dilakukan atas nama pemerintahan negara Indonesia, penyerobotan laut dengan menerbitkan SHM, Kasus Mafia BBM, Mafia minyak makan, Mafia Tambang Mas. Semua mafianya ada dalam pemerintahan Bapak.

Saat ini para mafia tersebut sedang berusaha merusak lembaga TNI, Polri dan Kejaksaan melalui RUU yang sedang dibahas, agar sistem ketiga lembaga tersebut tidak sejalan dengan konstitusi dan Pancasila, dan lembaga TNI, Polri dan Kejaksaan dijadikan sebagai benteng pertahanan sebagai wujud memuluskan program mereka sampai tahun 2045, sehingga rakyat tidak dapat berbuat apa-apa.

Hal tersebut mereka lakukan atas keberhasikan mereka menciptakan Dwifungsi Polri terlebih periode pemerintahan 2014 sampai 2024, sekarang mereka ingin menghidupkan kembali Dwifungsi TNI dan Dwifungsi Kejaksaan agar program mereka berjalan dengan mulus. Pertanyaannya kenapa Pak Prabowo mendiamkan hal tersebut?

Pemerintahan Orde Baru yang begitu kuat karena di back up Dwifungsi ABRI serta lemahnya lembaga Kejaksaan dapat diruntuhkan oleh rakyat, hal tersebut dikarenakan pemerintahan Orde Baru dianggap lebih berpihak pada kepentingan “Kerah Putih” kala itu, yang menciptakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang merongrong keuangan negara sehingga aktifis dan rakyat bersatu melawan kezoliman tersebut, dan sepengetahuan saya Pak Prabowo berada dalam pemerintahan Orde Baru saat itu, kenapa Bapak tidak belajar dari kesalahan tersebut? Atau mungkinkah Bapak membuat sebuah skenario jatuh kelubang yang sama untuk keduakali?

Disisi lain penegakan hukum yang semakin jauh dari azas-azas hukum, bahkan lembaga hukum tidak khawatir melindungi proyek-proyek, seperti tulisan yang berjudul “Penguasa Mega Proyek Di Polri dan BIN” serta “Membongkar Gurita Bisnis Yang di Lindungi Polri, KPK, Kejaksaan dan BIN” https://kp3-i.com/membongkar-gurita-bisnis-yang-dilindungi-polri-kpk-kejaksaan-dan-bin/

Tiba-tiba saya teringat pernyataan Pak Prabowo pada Debat Pilpres Tahun 2019, bahwa “Indonesia Akan Bubar Pada Tahun 2030”. Dimana saat itu Pak Prabowo memaparkan indonesia bubar saat sumber daya indonesia dikuasai asing, namun setelah Bapak terpilih menjadi Presiden Justru Bapak melibatkan Asing dalam pengelolaan Aset negara melalui lembaga Danantara. Sedikit saya ulas nama tersebut yang terdiri dari kata Dan serta Antara, Dan adalah kata penghubung sementara Antara adalah jarak (ruang jauh) disela-sela dua benda, merujuk dari kedua kata tersebut maka lembaga yang didirikan dengan nama “Danantara” hanya sebuah lembaga yang dijadikan alat untuk mengeruk kekayaan dan darah rakyat Indonesia yang kemudian dipindahkan ke kelompok atau pribadi.

Saya sangat khawatir Pak Prabowo masuk perangkap sekelompok orang yang Bapak sebut pada debat Pilpres 2019, dengan tanpa sadar melibatkan sumber daya asing dalam pemerintahan Bapak, atau hal tersebut sebuah skenario agar pemerintahan yang baru Bapak bentuk segera bubar? Perlu Bapak ingat kembali akibat ulah mereka juga Orde Baru ditumbangkan.

Sedikit banyak apa yang telah dirancang sampai tahun 2034 bahkan sampai tahun 2045 saya dapat tangkap, melalui Kitab Lontar yang mereka gunakan, tapi saya berkeyakinan Pak Prabowo masih memliki Korsa Pancasila dan NKRI diatas segala-galanya.

Saran saya sudah sebaiknya Pak Prabowo, menonton ulang Debat Pilpres Tahun 2014, dan Tahun 2019, sebagai bahan acuan bagi Bapak membenahi negeri ini, untuk mengembalikan Fungsi dan Tupoksi Pemerintahan Negara Indonesia sesuai yang diamanatkan pada UUD 1945. Sehingga apa yang Bapak Lontarkan “Indonesia Akan Bubar Tahun 2030” berubah menjadi “Indonesia Kuat dan Makmur”.

Semoga tulisan yang saya lontarkan ini bermanfaat dan memiliki arti yang positif bagi Pak Prabowo dan rakyat Indonesia, terimakasih.

Gunung Tidar, 17 Maret 2025

Penulis;

Salah Satu Pemilik Kedaulatan

Tomu Augustinus Pasaribu S.H, M.H

 

 

 

Tags: #gerindra#jokowidodo#korupsi#prabowosubianto#TNI
ShareTweetSendSendShare
Previous Post

DPR Dan MPR Terpilih Periode 2024-2029, Serta Partai Pendukung Harus meminta Pertanggungjawaban Presiden Joko Widodo Alias Mulyono Selama Menjabat

Next Post

ORDE BARU REBON

Tim Redaksi KP3-I

Tim Redaksi KP3-I

Tim Redaksi Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)

Related Posts

Jokowi Presiden Inkonstitusional
Arsip Berita

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia
Berita

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut
Arsip Berita

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK
Arsip Berita

PRESS RELEASE

21/06/2025
Partai dan Elite Politik Harus Bertanggung Jawab!!
Arsip Berita

SURAT TERBUKA KE PRABOWO

15/06/2025
Kenapa harga BBM tidak turun, meski harga minyak dunia sudah turun
Arsip Berita

Politik Sapu Jagad

09/04/2025
Next Post
Patriotisme Dan Nasionalisme Pemerintah Dititik Nadir Terendah

ORDE BARU REBON

https://youtu.be/JTz9zij9Srg
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adakah Hubungan Kematian Harry Mulyono Dengan Ijazah Palsu?

Adakah Hubungan Kematian Harry Mulyono Dengan Ijazah Palsu?

26/10/2022
PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

29/12/2022
PENGUASA MEGA PROYEK DI POLRI DAN BIN

Membongkar Gurita Bisnis Yang Dilindungi Polri, KPK, Kejaksaan dan BIN

16/01/2023
(RMOL Jakarta) KP3-I Desak PBB Buktikan Covid-19 Bukan Senjata Biologis

(RMOL Jakarta) KP3-I Desak PBB Buktikan Covid-19 Bukan Senjata Biologis

26/10/2020
Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

0

Fenomena Urbanisasi Pasca Lebaran; Transfer Orang Miskin Ke Kota

0

Soal Plt Pimpinan KPK, Tim Lima Serahkan Nama ke Presiden

0

“Selamatkan Century, Hukum Sudah Kiamat”

0
Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK

PRESS RELEASE

21/06/2025

Recent News

Jokowi Presiden Inkonstitusional

Pemerintah Indonesia, Lebih Jahat dan Lebih Sadis Dari VOC Terhadap Rakyat Indonesia

29/06/2025
Arti Dan Makna Pancasila Bagi Negara Indonesia

Indonesia Dipastikan Tidak Terlibat Perang Dunia Ke III.

25/06/2025
SURAT TERBUKA Kepada Oppung Luhut

  Surat Resmi Ke Pemerintahan Belanda

23/06/2025
Tuntaskan Kasus Formula E, KP3i Dorong DPRD DKI Minta Audit Investigasi BPK

PRESS RELEASE

21/06/2025
Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I)

Hubungi Kami

GEDUNG KEDAI TEMPO

Jl. Utan Kayu Raya No.68H, RT.13/RW.6,
Kel. Utan Kayu Utara, Kec. Matraman. Jakarta Timur.
DKI Jakarta – Indonesia.
Kode pos : 13120

”KP3-I [email protected]

”KP3-I (+6221) 22897860

”KP3-I
+62 812 8236 6843

Ikuti Kami

Tiktok KP3-I

Ikuti TikTok KP3-I

Tweet info KP3-i

Tweets by kp3_i

  • Profil KP3-I.com
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan Penggunaan
  • Contact

Copyright © 2020 - Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I).

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Hukum
  • Pajak
  • Politik
  • Arsip Berita
    • 2018
    • 2017
    • 2016
    • 2015
    • 2014
    • 2013
    • 2012
    • 2011
    • 2010

Copyright © 2020 - Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I).